how i should react

sekedar ingin berbagi apa yg gw rasakan…

sebuah sms memecah kesunyian hape gw jumat malam ini kemaren setelah seharian berdering melayani janji untuk reuni kecil2an dengan beberapa temen2 sma…
sms dari seorang kawan di serui, papua, isinya berita duka. papanya temen gw yang penempatan di ambon meninggal dunia.


gw kaget. kasian. speechless.


selama hidup gw, entah berapa kali gw dapet berita duka sejenis, dan gw nggak pernah tau harus berbuat apa menanggapi berita2 duka semacam itu..


selama ini gw selalu takut. nggak berani merespon berita2 duka kayak gitu

pengen sms, takut kata2 nya nggak pas lalu menyinggung orang yg berduka, ato takut nggak dibales…
pengen nelpon, takut nggak diangkat…
takut nggak bisa menemukan kata2 yang pas..
takut orangnya lagi sibuk dengan segala acara duka nya..

pengen dateng ke acara pemakaman, takut dibilang “ngapain lu dateng2 ke sini… siapa lu?”
(mungkin yang ini agak ngga rasional, but yes, such thoughts came to my mind)
dan takut2 lainnya, yang pada akhirnya, gw seakan nggak bereaksi sama sekali terhadap apa yang menimpa teman2 gw.

as if i’m numb, that i no longer have empathy

tapi akhirnya setelah baca sms kemaren dan forward2 ke berapa orang, gw beranikan diri untuk telpon temen gw itu
begitu dia menjawab “halo” dengan parau dan lesu, gw langsung nangkep apa yg dia rasain
(nggak heran gw jadi ikutan meler, heeee)

mungkin yg gw omongin nggak panjang2 amat, dan bukan kata2 motivasi yang bagus
tapi mudah2an sekedar kata2 seperti turut berduka cita bisa sedikit banyak membantu temen gw mengumpulkan kekuatan untuk bisa bersyukur atas apa yang terjadi.

sebenernya semua ketakutan gw diatas nggak beralasan, ya kan?
telpon nggak diangkat kan bisa coba telpon lagi…
nggak bisa menemukan kata2 yang pas, ya sutralah…
sms ngga dibales? yg penting gw udah ngucapin. kalo gw dalam suasana duka belom tentu juga gw sempet dan mood utk bales2in sms juga kan…

*to you my friend yang besok pagi harus balik ke lampung, be strong my bro… everything happened for a reason
to all of you yang merasa pernah kedukaan dan lu rasa gw nggak turut berempati pada kalian… i’m trully sorry for that.. maafin gw kalo gw terlambat untuk belajar hal2 sederhana tapi penting kayak gini….

sekian catatan gw malam ini…

5 thoughts on “how i should react

  1. pindah sini ya re??
    oow..
    maap ga nyambung sm critanya
    tp gw jg turut berduka kok..
    Hope our friend tetep strong 4 evrythin’

  2. Lg nyoba ngirim komen pake hape,berhasil gak ya?
    Menanggapi kejadian itu, aku nelpon kok bang,dan justru saat2 seperti itu peranan kawan sebaya sgt dibutuhkan. Smslah yg berintikan bahwa kita adalah sAudara sepenanggungan,jangan ucapan dukacita. Kalo menurutku sih.

    Masih anak kecil aku ini,rada sok tau.
    Mohon bimbingan para senior.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s